Prestasi kembali menghampiri MTsN 3 Aceh Barat. Pada ajang Madrasah Young Researchers Aceh (MYRA) 2025, salah satu kompetisi bergengsi yang diikuti ratusan peneliti muda madrasah dari seluruh Provinsi Aceh, tim MTsN 3 Aceh Barat berhasil meraih juara 1 dalam Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora. Selain juara 1 tim myra MTsN 3 juga terpilih sebagai best of the best dari seluruh kategori jenjang MTS.Kemenangan ini bukan hanya menjadi bukti kualitas peserta didik, tetapi juga wujud nyata dari kerja keras, kreativitas, dan semangat kemanusiaan yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah.

Prestasi ini lahir dari perjalanan panjang yang penuh dedikasi. Tim peneliti muda MTsN 3 Aceh Barat Wilda Vanessa dan Anugrah Wayu Mulia mengangkat sebuah tema penelitian yang dekat dengan kehidupan sosial peserta didik dan masyarakat sekitar yaitu “Emas Melambung, Nikah Melambung Bung: Perspektif Masyarakat Terhadap Tingginya Mahar Saat Harga Emas Meningkat”. Dengan pendekatan etnografi dan analisis normatif fikih terhadap budaya praktik mahar emas yang sudah mengakar dan membudaya di masyarakat Aceh Barat mereka berhasil menghadirkan karya yang tidak hanya bernilai ilmiah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial.Inilah salah satu hal yang menjadikan karya mereka menonjol di hadapan para juri MYRA 2025.

Dalam proses penelitian, para siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis, menyusun data secara sistematis, serta menawarkan solusi yang relevan dan aplikatif. Pendekatan humaniora yang mereka bangun semakin memperlihatkan bahwa penelitian bukan hanya tentang angka dan teori, tetapi juga tentang memahami manusia dan membangun hubungan sosial yang lebih baik. Sentuhan inilah yang membuat karya mereka memiliki nilai lebih.

Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari peran guru pembimbing  Ilma Hasanah, S.Pd.I., M.Pd yang dengan penuh kesabaran mendampingi setiap langkah siswa. Dukungan madrasah yang selalu mendorong perkembangan kreativitas dan kepedulian sosial menjadi fondasi kuat dalam proses meraih prestasi ini. Kolaborasi antara guru dan peserta didik menghadirkan harmoni yang menghasilkan karya berdaya guna sekaligus menyentuh sisi kemanusiaan.

Kepala MTsN 3 Aceh Barat memberikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini bukan semata kemenangan di atas panggung kompetisi, tetapi momentum penting yang menunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu menjadi generasi peneliti muda yang tangguh, peka, dan berkarakter. Prestasi di bidang sosial dan humaniora ini diharapkan mampu menginspirasi siswa lain untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa MTsN 3 Aceh Barat terus berkembang sebagai madrasah yang bukan hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter peduli dan empatik pada peserta didiknya. Melalui MYRA 2025, mereka menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi sarana untuk menyebarkan kebaikan dan menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan.

Dengan torehan prestasi ini, MTsN 3 Aceh Barat kembali mengharumkan nama madrasah, daerah, dan tentu saja memberikan kebanggaan tersendiri bagi seluruh warga sekolah. Semoga langkah gemilang ini menjadi motivasi untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang, sekaligus meneguhkan komitmen madrasah dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *